SELAMAT DATANG DI PASAR BUMBU DAN REMPAH ASLI INDONESIA

Minggu, 09 Oktober 2016

Kandungan Nutrisi dan Manfaat Udang


Udang merupakan salah satu makanan laut yang cukup digemari di Indonesia. Dengan wilayah geografis Indonesia yang sebagian besar adalah lautan, tidak sulit untuk mendapatkan udang sebagai bahan makanan. Selain dikonsumsi dengan cara dimasak, udang juga diolah menjadi bahan lain seperti terasi atau kerupuk udang.

Kandungan Nutrisi Udang
1. Sumber Vitamin
Berbagai vitamin baik jenis larut air dan lemak juga sangat tinggi pada udang sehingga sangat baik dikonsumsi. Kandungannya yang tertinggi berturut-turut sesuai dengan persentase kebutuhan harian (daily value) adalah vitamin D (38%), vitamin B12 (19%), Niacin (13%), vitamin E (5%), vitamin B6 (5%), vitamin A (4%), vitamin C (3%), dan lain-lain.
2. Sumber Mineral
Udang juga mengandung berbagai mineral yang penting bagi tubuh. Mineral selenium dalam 100 gr udang segar cukup untuk memenuhi 54% kebutuhan harian, disusul fosfor (20%), zat besi dan tembaga (masing-masing 13%), magnesium (9%), zinc (7%), sodium (6%), potassium dan kalsium (masing-masing 5%), serta berbagai mineral penting lainnya yang dibutuhkan tubuh.Seperti yang sudah diketahui, mineral dari bahan makanan laut lebih mudah diserap tubuh dibandingkan yang berasal dari kacang-kacangan dan serealia.
3. Sumber Protein
Kandungan protein udang dikategorikan sebagai “complete protein” karena kadar asam amino yang tinggi, berprofil lengkap, dan sekitar 85-95 persen proteinnya mudah dicerna tubuh. 100 gr udang mentah mengandung 20,3 gr protein atau cukup untuk memenuhi kebutuhan protein harian sebanyak 41 %.
4. Asam Amino
Profil asam amino udang (per 100 gr) berturut-turut yang termasuk tinggi adalah asam gulamat (3465 mg), asam aspartat (2100 mg), arginine (1775 mg), lysine (1768 mg), leucine (1612 mg), glycine (1225 mg), isoleucine (985 mg), dan valine (956 mg). Artinya, udang sangat cocok dikonsumsi bagi mereka yang membutuhkan protein untuk membentuk otot.
5. Rendah Kalori
Kalori udang yang sangat rendah (hanya 106 kalori per 100 gr udang) menjadikannya salah satu makanan diet yang cukup baik. Udang juga hanya mengandung sedikit asam lemak jenuh. Bahkan seperti halnya makanan laut lain, kadar asam lemak sehat pada udang justru sangat tinggi yaitu Omega-3 dan Omega-6 masing-masing mencapai 540 mg dan 28 mg per 100 gr udang segar.
Manfaat Udang untuk Kesehatan
Beberapa manfaat keseahtan yang bisa Anda dapatkan dari mengonsumsi udang antara lain,
1. Menjaga kesehatan kardiovaskular (jantung) karena kandungan asam lemak esensialnya akan menurunkan kolesterol jahat dan mencegah penggumpalan kepingan darah atau ateroskeloris.
2. Memenuhi kebutuhan protein dengan asam amino berprofil lengkap yang mudah diserap tubuh. Baik dikonsumsi bagi Anda yang ingin menambah massa otot.
3. Sangat cocok untuk menu diet karena tinggi protein dan rendah kalori.
4. Memaksimalkan berbagai fungsi organ-organ vital tubuh karena berbagai kandungan vitaminnya.

5. Sebagai antioksidan yang mampu menjaga kesehatan fungsi kekebalan tubuh, anti radikal bebas penyebab 50 macam penyakit degeneratif dan membantu produksi antibodi dengan kandungan selenium yang sangat tinggi.
6. Membantu bekerjanya lebih dari 70 macam enzim, hormon, dan proses biosintesa dalam tubuh dengan kandungan zinc-nya
7. Membantu meningkatkan kecerdasan dan pertumbuhan anak dengan kandungan vitamin D, B12 dan Omega 3
8. Mencegah penyakit darah rendah (anemia) dan berperan dalam pembentukan sel darah merah karena kandungan besi dan zinc-nya yang tinggi.
9. Menjaga kesehatan mata dengan kandungan vitamin A.
10. Menjaga kesehatan kulit dan mencegah penyakit pellagra (kulit burik dan bersisik) dengan kandungan vitamin E (alpha tocopherol) dan niasin yang tinggi.
11. Menjaga kesehatan tulang, gigi dan sendi dengan kandungan vitamin D, kalsium dan potassium yang tinggi.
Nah, itulah beberapa kandungan nutrisi udang dan manfaatnya bagi kesehatan tubuh. Namun perlu diingat, meskipun udang mengandung banyak gizi udang juga dapat menyebabkan alergi. Jadi buat anda yang alergi dengan udang, jangan coba-coba untuk mengkonsumsinya.
Sumber : Dadan Harjana

Sabtu, 08 Oktober 2016

Macam-Macam Vitamin, Kegunaannya, Sumber Vitamin dan Akibat Kekurangan Vitamin Bagi Tubuh.



Vitamin merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk tumbuh dan menjalankan fungsinya dengan baik. Berbeda dengan mineral yang tidak mudah rusak, vitamin mudah rusak dan berubah bentuk jika terkena panas atau asam.
Struktur vitamin akan berubah ketika masuk ke dalam tubuh. Tubuh tidak menyerap vitamin dalam bentuk awal, melainkan diserap dalam bentuk provitamin (vitamin yang belum aktif). Vitamin memiliki sifat mudah larut dalam air dan lemak, namun tidak dengan mineral.
Fungsi vitamin dalam tubuh berbeda-beda tergantung jenisnya. Dan berikut ini jenis-jenis vitamin beserta sumber, fungsi serta akibat dari kekurangan vitamin tersebut (defisiensi).
1. Vitamin A (Retinol)
Fungsi: mengoptimalkan perkembangan janin, meningkatkan daya tahan tubuh, anti aging, anti oksidan dan memerangi penyakit malaria.
Sumber: hati, minyak ikan, daging, susu, wortel, serta sayuran dan buah berwarna orange.
Kekurangan vitamin A dapat mengkaibatkan rabun senja, katarak, infeksi saluran pernapasan, menurunnya daya tahan tubuh dan kulit yang tidak sehat
2. Vitamin B1 (Thiamin)
Fungsi: membantu proses oksidasi tubuh untuk memperoleh energi dan mencegah penyakit beri-beri
Sumber: kacang hijau, daging, kulit beras, sayuran dan roti
Kekurangan vitamin B1 menyebabkan kulit kering dan bersisik serta daya tahan tubuh berkurang
3. Vitamin B2 (Riboflavin)
Fungsi: pernapasan dalam sel (respirasi selular), menjaga keutuhan jaringan saraf, dan mempercepat pemindahan rangsang sinar ke saraf mata.
Sumber: hati, telur, susu dan ragi
Kekurangan vitamin B2 dapat mengakibatkan turunnya daya tahan tubuh, kulit kerng bersisik, mulut kering, bibir pecah-pecah, sariawan

4. Vitamin B3 (Niasin)
Fungsi: membantu pembebasan energi dari makanan dan sintesis asam lemak.
Sumber: hati, telur, jamur dan kacang tanah.
Kekurangan vitamin B3 mengakibatkan terganggunya sistem pencernaan, otot mudah keram dan kejang, insomnia, badan lemas, mudah muntah dan mual-mual.
5. Vitamin B5 (asam pantotenat)
Fungsi: membantu metabolsime karbohidrat, protein dan lemak dalam tubuh
Sumber: daging, susu, sayur hijau, ginjal, hati dan kacang hijau
Kekurangan vitamin B5 mengakibatkan otot mudah menjadi kram, sulit tidur, gangguan emosi
6. Vitamin B6 (pridoksin)
Fungsi: membantu mencerna protein dan respirasi selular
Sumber: telur, daging, kentang dan kubis
Kekurangan vitamin B6 menyebabkan pelagra (kulit pecah-pecah), keram pada otot dan insomnia (sulit tidur)
7. Vitamin B7 (Biotin)
Fungsi: Metabolisme Energi, pertumbuhan rambut dan kuku, menurunkan berat badan dan menjaga kadar gula dalam darah.
Sumber: Swiss chard, roti gandum, telur ayam, wortel, susu, keju, ikan salmon dan kacang-kacangan
Kekurangan vitamin B7 dapat menimbulkan penyakit Dermatitis, Hyperesthesia dan Paresthesia, Keratokonjungtivitis, Anorexia, Anemia dan terganggunya fungsi jantung.
8. Vitamin B9 (Asam Folat) 
Fungsi: pembentukan sel darah merah, perbaikan DNA, Perkembangan bayi, pembentukan jaringan tubuh, mengoptimalkan fungsi otak, pertumbuhan rambut.
Sumber: selada, bayam, asparagus, semangka, belewah, biji bunga matahari, kacang-kacangan, hati dan kuning telur.
Kekurangan vitamin B9 dapat menyebabkan terganggunya fungsi otak, pertumbuhan tulang belakang, sariawan, diare, dll.
9. Vitamin B12 (kobalamin)
Fungsi: pembentukan sel darah merah, sintesis asam nukleat dan pembelahan sel.
Sumber: daging, telur, susu, hati dan ragi (makanan hasil fermentasi)
Kekurangan vitamin B12 menyebabkan anemia (kurang darah) dan mudah lelah
10. Vitamin C (asam askorbat)
Fungsi: menjaga ketahanan tubuh terhadap penyakit infeksi dan racun, menurunkan kolesterol, serta mencegah penyakit jantung (dalam dosis tinggi), hipertensi, diabetes melitus dan kanker
Sumber: buah-buahan misalnya jeruk, tomat, pepaya dan sayuran hijau lainnya
Kekurangan vitamin C dapat mengakibatkan mudah infeksi pada luka, gusi berdarah dan rasa nyeri pada persendian.
11. Vitamin D (Kalsiferol)
Fungsi: meningkatkan penyerapan kalsium dan fosfor untuk kesehatan tulang dan gigi.
Sumber: susu, minyak ikan, dam kuning telur
Kekurangan vitamin D menyebabkan gigi rusak, kejang-kejang otot, rakitis (kaki berbentuk O)
12. Vitamin E (Tokoferol)
Fungsi: berberan penting dalam sistem reproduksi dan mencegah penyakit kanker paru-paru.
Sumber: biji-bijian, sayuran, telur, mentega dan susu
Kekurangan vitamin E dapat menyebabkan kemandulan
13. Vitamin K (Koagulasi)
Fungsi: berperan dalam pembekuan darah dan dapat mencegah keguguran
Sumber: bayam, tomat, wortel
Kekurangan vitamin K mengakibatkan darah sulit membeku jika terluka dan pendarahan di dalam tubuh.
Nah, itu dia berbagai jenis vitamin dan fungsinya bagi tubuh.
Sumber: Dadan harjana

Kamis, 06 Oktober 2016

Manfaat Buah Kersen dan Daun Kersen

Apa nama buah kersen masih terdengar asing di telinga anda? Buah ini ibeberapa daerah memiliki nama yang berbeda-beda, ada yang menyebutnya bauh seri, buah ceri, baleci (Madura), talok, dan masih banyak lagi, kalau daerah anda apa namanya? Buah ini berukuran sangat kecil namun memiliki rasa khas, manis. dan tekstur bagian dalam seperti berpasir. Buah yang masak biasanya berwarna kunig atau merah dan ditandai dengan tekstur buahnya yang lembut saat dipencet. Kita bisa menemukan buah ini dengan mudah dipinggiran jalan atau sekitar pekarangan rumah karena tumbuhan ini biasanya dijadikan sebagai pohon peneduh. 

Dibalik rasanya yang manis dan ukurannya yang super mini ternyata terdapat khasiat yang sangat luar biasa untuk kesehatan kita. Apa saja kira-kira manfaat buah kersen/Seri untuk kesehatan? Berikut ini kami bagikan beberapa khasiat buah kersen/Seri untuk Kesehatan yang perlu kita ketahui:
Manfaat Buah Kersen untuk Kesehatan
1. Antibakteri
Sifat antibakteri buah kersen ini snagat bermanfaat untuk tubuh kita. Dengan demikian tubuh kita menjadi lebih kuat dari serangan bakteri yang dapat menyebabkan penyakit tertentu. Para peneliti menemukan adanya senyawa antibakteri yang kuat dalam buah kersen.

2. Antioksidan
Selain antibakteri, buah kersen juga mengandung senyawa antioksidan yang tinggi. Antioksidan bertugas untuk menguatkan sistem imun tubuh dan melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan kanker.

3. Antiseptik
Rebusan daun kersen dapat membunuh mikroba atau bisa digunakan sebagai antiseptik. Daun kersen terbukti bisa membunuh bakteri, termasuk: C. diphtheriae, S. aureus, P. vulgaris, S. epidermidis, dan K. Rhizophil. Sifat anti-bakteri itu berasal dari senyawa yang terkandung dalam daun kersen, seperti tanin, flavonoid dan saponin.

4. Anti-inflamasi
Rebusan daun kersen juga memiliki sifat anti-inflamasi (anti-peradangan) dan juga dapat menurunkan demam.

5. Anti-tumor
Daun kersen juga dilaporkan memiliki efek anti-tumor. Kandungan flavonoid yang dimiliki oleh daun kersen diketahui dapat menghambat pertumbuhan sel kanker.
6. Mengobati asam urat
Di Indonesia, buah kersen sering digunakan untuk mengobati asam urat. Buah kersen juga terbukti dapat mengurangi rasa sakit yang disebabkan oleh penyakit asam urat.

7. Melindungi jantung
Ekstrak daun kersen juga diketahui dapat melindungi miokardium yang berdampak pada penurunan yang signifikan dalam pembatasan kebocoran enzim dari miokardium.

8. Kram perut
Bunga kersen dapat dimanfaatkan sebagai antiseptik dan untuk mengobati kram perut. Anda hanya perlu merebus buang kersen dan meminum airnya.
9. Anti-kanker
Salah satu studi menemukan adanya sifat anti-kanker pada pohon kersen, dengan ditemukannya flavonoid sitotoksik baru pada akar kersen.

Selain, 9 manfaat di atas, buah kersen juga dapat mengatasi berbagai penyakit, seperti: 

    Mengobati asam urat
    Menyembuhkan diabetes
    Meredakan gejala flu
    Mengatasi kejang atau kaku di bagian saluran pencernaan akibat gastritis dan diare
    Menurunkan tekanan darah tinggi
    Menurunkan kadar kolesterol dalam darah
    Meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tidak  mudah sakit
    Meredakan sakit kepala
    Kandungan air pada buah kersen dapat mengembalikan kelembaban alami kulit sehingga kulit akan terus terlihat segar
    Mencegah dan menyembuhkan batuk


Manfaat Daun Kersen untuk Kesehatan


Tanaman buah kersen tak hanya bermanfaat di bagian buahnya saja. Daun tanaman kersen juga tak kalah berkhasiatnya dengan buah kersen. Daun tanaman kersen dapat diolah menjadi teh yang sangat berkhasiat bagi kesehatan tubuh.
Cara pembuatannya cukup tidak sulit, cukup dengan mengeringkan daun kersen lalu seduh dengan air panas. Air panas yang tadinya bening akan berubah seperti air teh pada umumnya. Silahkan anda minum sehari dua kali untuk menurunkan tekanan darah tinggi, bagi yang menderita hipertensi.
Pengolahan Buah Kersen
Anda bisa mengkonsumsi buah ini secara langsung tanpa diolah terlebih dahulu untuk merasakan manfaatnya, namun anda juga bisa mengolah buah ini terlebih dahulu sebagai sirup. Cara membuatnya cukup mudah. Siapkan bahan-bahan yang diperlukan seperti :

    Buah kersen yang matang
    Kayu manis
    Gula pasir
    Garam
    vanilla

Jangan lupa siapkan alat-alat yang diperlukan untuk membuat sirup  buah kersen (botol untuk mengemas sirup), saringan, panci, penumbuk, dan ember.
Kemudian cara pembuatannya seperti berikut ini :

    Cuci bersih buah kersen matang dengan menggunakan air bersih yang mengalir
    Pisahkan kulit dan daging buah kersen. Ada cara  mudah untuk memisahkan kulit dan daging buah kersen, yaitu dengan menumbuknya terlebih dahulu lalu rebus.
    Ketika buah kersen sedang direbus, tambahkan gula pasir, garam, kayu manis, dan vanila. Perbandingan antara gula pasir dan buah kersen adalah 2:1
    Setelah mendidih, saring dengan menggunakan saringan agar air dan ampas terpisah.
    Setelah dingin, tuangkan air rebusan buah kersen ke dalam botol lalu tutup rapat.
    Sirup buah kersen pun sudah jadi dan siap dibuat sebagai minuman segar atau untuk dijadikan topping kue dan desert lainnya.

Itulah manfaat buah kersen. Semoga bermanfaat.

Rabu, 05 Oktober 2016

Obat Sakit Pinggang Tradisional Alami yang Ampuh

Sakit pinggang bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Gangguan pada tulang belakang, otot, ligamen, tendon dan sayraf, hernia diskus, arthritis, keganasan, infeksi di sekitar tulang belakang Anda, penyakit di rongga panggul, perut, dan kelainan bawaam pada tulang belakang dapat menjadi penyebab nyeri pinggang.
Obat Sakit Pinggang Tradisional
Berikut ini beberapa ramuan tradisional yang bisa digunakan untuk mengobati sakit pinggang yang Anda derita.
Kandungan senyawa kimia dari jahe merah terdiri dari gingerol, zingeron, dan shogaol. Caranya: 25 gram jahe merah segar, 25 gram temu hitam segar, 30 gram akar sawi langit segar, 30 gram daun dewa segar direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat. Lakukan secara teratur.
2. Daun Dewa
Daun dewa mengandung senyawa flavonoid, saponin, dan minyak atsiri. Caranya: 30 gram daun dewa segar, 30 gram temu lawak segar, 25 gram daun baru china segar direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat. Lakukan secara teratur.
3. Angco
Buah angco dikenal juga sebagai kurma tiongkok atau kurma cina. Caranya: 10 butir angco, 1 - 3 buah sun boi/kiam boi, 15 gram akar bawang merah segar, 25 gram jahe merah segar direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat. Lakukan secara teratur.
4. Buah Takokak
Buah takokak yang mirip leunca ini ternyata berkhasiat untuk mengobati sakit pinggang. Caranya: 100 gram buah takokak, 30 gram rambut jagung, 20 gram jahe merah segar, 10 gram adas direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, airnya disaring, lalu diminum hangat-hangat. Lakukan secara teratur.
Cabai rawit (dibuang tangkainya) + jahe (diiris-iris) masing-masing secukupnya direndam dengan alkohol 75% secukupnya selama 14 hari. Setelah itu air rendaman tersebut dioleskan pada pinggang yang terasa sakit. Lakukan secara teratur.
Selain biasa digunakan untuk menyuburkan rambut dan menghilangkan jerawat, bawang putih berkhasiat juga untuk meredakan nyeri, termasuk nyeri pinggang. Caranya: 120 gram jahe merah, 150 gram bawang putih, bubuk cabai secukupnya direndam dengan alkohol 75% secukupnya selama 14 hari. Setelah itu air rendaman tersebut dioleskan pada bagian yang sakit. Lakukan secara teratur.
7. Akar Ilalang
Mungkin sebagian orang menganggap bahwa ilalang hanya sekedar tanaman pengganggu yang tidak berguna. Namun, jangan menganggap remeh tumbuhan yang satu ini. Untuk pengobatan sakit pinggang, akar dari ilalang bisa dimanfaatkan. Caranya cukup ambil akar ilalang secukupnya lalu direbus sampai mendidih. Setelah dingin, minumlah air rebusan akar ilalang tadi dengan takaran 2 kali sehari.
8. Kumis Kucing
Sama halnya dengan diatas, kumis kucing juga dipercaya sebagai obat tradisional sakit pinggang yang cukup ampuh. Oleh karena itu, lengkapilah tanaman obat keluarga anda dengan tanaman yang satu ini.
9. Daun Bakung
Berbeda dengan ilalang dan kumis kucing yang merupakan obat sakit pinggang alami dari dalam, daun bakung adalah obat sakit pinggang untuk penggunaan dari luar. Caranya, ambil beberapa lembar daun bakung lalu dipanggang sampai sedikit layu. Setelah itu olesi daun bakung tersebut dengan menggunakan minyak kelapa. Jika sudah merata, tinggal ditempelkan pada bagian pinggang yang sakit.
10. Daun Beluntas
Daun dari Tanaman yang biasa ditanam sebagai pagar dipekarangan rumah ini dipercaya bisa digunakan untuk mengobati sakit pinggan.caranya dengan menjadikan daun beluntas muda sebagai lalapan atau dengan merebus akar serta daunya.dan meminum air ramuan tersebut secara teratur.
Nah, itu dia bahan-bahan alami yang bisa digunakan sebagai ramuan tradisional untuk mengobati sakit pinggang. Selamat mencoba.

Sumber: Dadan Harjana

Selasa, 04 Oktober 2016

Sumber Makanan Yang Mengandung Serat

Makanan Sumber Serat Alami
1. Oatmeal
Oatmeal merupakan campuran yang baik dari serat larut dan serat tidak larut. Serat larut merupakan jenis serat yang menurunkan kolesterol darah. Sedangkan serat tidak larut dapat membantu menjaga pencernaan berjalan lancar. 
2. Pepaya
Mengonsumsi pepaya dapat memerlancar proses pembuangan sisa metabolisme atau menghindari sembelit. Enzim Papain juga dapat memecah makanan yang mengandung protein hingga terbentuk berbagai senyawa asam amino yang bersifat menghilangkan terbentuknya substansi yang tidak diinginkan akibat pencernaan yang tidak sempurna.
3. Berry
Menurut para ahli gizi, raspberry, blackberry dan elderberry adalah sumber terbaik dari serat makanan, dengan 8 sampai 10 g serat per 1 cangkir penyajian.
4. Sayuran berdaun hijau
Menurut para ahli gizi, sayuran hijau seperti bayam, lobak hijau, dan bit hijau, merupakan sumber serat terbaik. Satu cangkir penyajian mengandung 4 sampai 5 g serat.
5. Jagung
Jagung mengandung banyak antioksidan. Sekitar setengah cangkir biji jagung, mengandung 2 gram serat. 
Alpukat hijau bermanfaat menanggulangi anemia, terapi kecantikan dan membantu regenerasi sel darah merah. Jenis buah ini juga banyak mengandung serat (2,2 gram per 100 gram bahan).
7. Edamame
Edamame adalah sejenis kedelai berbiji besar berwarna hijau. Setengah cangkir edamame dapat berisi hingga 11 gram protein dan 9 gram serat, tergantung pada merek produk yang Anda beli tentunya.
8. Beras merah
Bahan ini merupakan salah satu jenis beras yang memiliki berbagai kandungan vitamin terutama Vit.B dan Vit.E. Manfaat beras merah sangat baik untuk menjaga kesehatan dan menyembuhkan berbagai macam penyakit. Hal ini dikarenakan beras merah kaya dan kandungan mineral yang tinggi. Selain itu, beras merah juga mengandung berbagai zat seperti fenolat yang merupakan antioksidan kuat, selenium, dll. Beras merah memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga dapat mengatasi gangguan pencernaan dan sembelit.
9. Buah Pir
Seperti kebanyakan buah-buahan dengan kulit yang bisa dimakan, pir adalah buah yang paling bergizi dan kaya serat ketika kulit mereka dikonsumsi secara utuh. Sebuah pir mengandung sekitar 5,5 gram serat.
10. Brokoli
Kita semua tahu bahwa brokoli sangat baik untuk kesehatan. Brokoli dapat mencegah kanker dan juga mengandung banyak serat . Anda akan mendapatkan sekitar 5,1 gram dalam secangkir brokoli rebus.
11. Apel
Seperti halnya pir, apel adalah buah yang harus dimakan bersama dengan kulitnya. Karena di situlah, nutrisi dari apel tersimpan. Sebuah apel ukuran biasa mengandung sekitar 4,4 gram serat.
12. Jambu Biji Merah
Jambu biji merah cocok digunakan untuk terapi penyembuhan diabetes millitus karena rendah kalori dan glukosa. Jambu biji merah juga bisa digunakan untuk mengatasi infeksi, menurunkan kadar kolesterol, sebagai antioksidan dan antikanker, mengatasi kanker, mengatasi sariawan, melancarkan saluran pencernaan, mencegah konstipasi, dan membersihkan darah. Jambu biji merah mengandung vitamin A, vitamin C, kalium, fosfor, dan magnesium. Selain itu, jambu biji merah mengandung serat tinggi dengan kadar 7,3 gram per 100 gram bahan.
13. Tomat
Tomat termasuk buah berserat tinggi dengan kadar 4,2 gram per 100 gram bahan. Tomat dikenal dengan kandungan likopen (zat warna merah tomat) yang mampu mencegah kanker prostat. Karena itu, kaum adam lebih dianjurkan mengonsumsi tomat secara rutin (setiap hari) agar tidak terkena kanker prostat.
14. Buah Nanas
Kandungan zat gizi dan fitokimia dalam nanas diantaranya vitamin A, vitamin C, mangan, kalsium, magnesium, dan pektin. Selain itu, nanas juga mengandung serat dengan kadar 1 gram per 100 gram bahan. Pektin dalam nanas berfungsi untuk memperlancar pembuangan tinja dari usus, membantu meredakan panas dalam paru, meredakan batuk, mengatasi ginjal dan saluran kandung kemih, mengatasi sariawan, meredakan demam, mengobati penyakit jantung dan stroke, mengatasi infeksi, melancarkan saluran pencernaan, mencegah konstipasi, serta mengatasi gangguan anemia (jika dimasak bersama bahan makanan hewani seperti daging ayam).
15. Buah Mangga
Mangga mengandung serat sebanyak 1,6 gram per 100 gram bahan. Selain itu, mangga mengandung vitamin A, pektin, dan fruktosa. Kandungan gizi dalam mangga bermanfaat untuk menguatkan jaringan tubuh, meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi dehidrasi, melancarkan saluran pencernaan, dan mencegah sembelit. Selain itu, zat gizi dalam mangga juga bisa digunakan untuk terapi kecantikan dan berfungsi sebagai antikanker. Khusus penderita diabetes millitus sebaiknya tidak mengonsumsi mangga, terutama mangga harum manis karena mengandung kadar gula tinggi.
16. Kacang polong
Kacang polong yang diolah menjadi berbagai jenis makanan apapun adalah sumber serat yang lezat, serbaguna, dan murah. Satu cangkir kacang polong dapat mengandung sekitar 16,3 gram serat, dan secangkir kacang polong beku mengandung sekitar 8,8 gram setelah dimasak.
17. Kacang almond
Almond dan hampir semua jenis kacang lainnya merupakan sumber serat yang sangat baik, dikemas dengan lemak sehat, dan protein. Tetapi jumlah kalori almond cukup tinggi, sehingga tidak boleh terlalu banyak dalam mengonsumsinya.
18. Kacang putih
Selain kaya serat, protein, dan zat besi, kacang putih juga merupakan salah satu sumber gizi yang terbaik dari kalium. Sekitar 1 cangkir akan mencakup 25 persen dari kebutuhan harian untuk nutrisi yang melawan hipertensi. 
19. Kacang hitam
Kacang hitam mengandung 15 gram serat per cangkir, dan sekitar 15 gram protein. Warna gelap dari kacang ini, menunjukkan kandungan tinggi flavonoid. Flavonoid memiliki kandungan antioksidan kuat. Ketika menambahkan kacang-kacangan dan makanan tinggi serat lainnya untuk diet sehari-hari, pastikan untuk minum lebih banyak air.
20. Roti dan Pasta Gandum
Gandum mempertahankan unsur-unsur gizi dan kaya serat, sehingga memasukkan roti gandum dalam diet sehari-hari adalah pilihan diet yang cerdas. Pasta gandum merupakan alternatif makanan yang kaya serat.
Itulah Makanan Yang Mengandung  Serat dan Jenis Serat. Semoga bermanfaat.
Sumber: Dadan Harjana

Senin, 03 Oktober 2016

Terbukti ! Sayuran Baik Untuk Kesehatan

Sayuran merupakan salah satu sumber vitamin, zat gizi dan serat yang paling banyak dan baik untuk tubuh. Meskipun demikian masih banyak yang tidak mau mengonsumsi sayuran hijau (terutama sayuran berwarna hijau gelap) . Hal ini mungkin karena ketidaktahuan akan manfaat dan fungsi sayuran hijau untuk kesehatan ,atau mungkin karena sama sekali tidak suka sayuran. Untuk mengatasi hal ini berikut ini saya tuliskan 10  fakta dan alasan mengapa sayuran hijau sangat bagus untuk kesehatan :

1. Sayuran Hijau Sumber Nutrisi dan mengandung vitamin A, C, E, K, B, mineral serta serat sangat baik untuk tubuh.

2. Mengandung banyak klorofil dapat membantu membawa energi dan oksigen ke sel-sel tubuh.

3. Baik untuk pencernaan
Penuh akan zat enzim yang penting untuk pencernaan dan mendukung kerja organ-organ tubuh. Proses memasak sayuran hijau akan menghancurkan zat enzim. 

4. Sumber zat besi
Sayuran hijau juga kaya akan zat besi yang sangat penting terutama untuk vegetarian dan wanita. Jadi, sayuran hijau adalah pilihan yang sangat bagus untuk asupan zat besi nabati.

5.Sayuranhijau Kaya Antioksidan
Telah terbukti bahwa sayuran yang berwarna hijau gelap mengandung banyak karotenoid, yaitu jenis antioksidan yang mampu melindungi sel-sel dari kanker.

6. Membersihkan darah
Sayuran membantu pemurnian darah, karena banyak mengandung alkali yang bermanfaat bagi orang yang tinggal di daerah tinggi polusi.

7. Sumber mineral penting
Sayuran hijau kaya akan seng, kalium, fosfor, kalsium, dan magnesium, serta asam folat.

8. Sirkulasi darah
Sayuran hijau meningkatkan sirkulasi darah, fungsi hati, kandung empedu dan ginjal.

9. Sayuran dapat membersihkan penyumbatan organ, terutama di paru-paru, dengan mengurangi lendir penyumbat.


10. Dapatkan manfaat tambahan dengan mengonsumsi jus sayuran, karena meskipun tidak mendapatkan seratnya, tapi nutrisi, mineral, dan vitaminnya akan langsung diserap oleh tubuh.

Nah setelah kita mengetahui Fakta dan alasan mengapa sayuran hijau sangat baik untuk kesehatan, saya berharap semoga bisa membiasakan mengkonsumsi sayuran hijau setiap harinya. Semoga bermanfaat.
Sumber: Dadan Harjana

Minggu, 02 Oktober 2016

Sumber Makanan Yang Mengandung Zat Besi

Zat besi merupakan salah satu mineral penting yang dibutuhkan tubuh manusia. Fungsi dari zat besi adalah mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Zat besi bergabung dengan oksigen di dalam paru-paru dan melepaskan oksigen dalam darah yang memerlukan. Zat besi digunakan dalam pembuatan hemoglobin dan berperanan penting dalam fungsi normal daya tahan tubuh.

Kekurangan zat besi menyebabkan terhambatnya pasokan hemoglobin dalam darah. Penyakit karena kurangnya hemoglobin (sel darah merah) disebut anemia. Gejalanya biasa ditandai dengan kurang bergairah, mudah lelah dan lemas, pucat serta sering pusing.

Kekurangan zat besi bisa diatasi dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi seperti bayam, kentang, daging sapi , dll.

Nah, berikut ini merupakan makanan sumber zat besi yang bisa Anda dapatkan secara mudah.

1. Kulit Kentang
Kulit Kentang, mungkin sebagian besar kita tidak memakan kulit dari kentang dan mengupasnya untuk dibuang. Ternyata studi menemukan bahwa kulit kentang memiliki zat besi lima kali lebih besar dibanding daging kentangnya sendiri. Jadi sekarang coba yah makan kentang dengan kulitnya.

2. Daun Bayam
Bayam, adalah sayuran yang sangat membantu kita untuk mengikat zat besi. Dengan bayam kita dapat mengikat banyak sekali zat besi, dan memang bayam sudah dikenal dapat mengurangi gejala anemia. Jadi jangan ragu untuk menyantap bayam setiap minggunya. Selain zat besi, bayam juga mengandung vitamin A.

3. Jagung
Jagung kaya akan zat besi dan tembaga. Jagung juga menjadi sumber yang baik untuk vitamin A dan C.

4. Kangkung
Kangkung adalah sumber yang sangat baik untuk vitamin A dan vitamin B serta C. Kangkung mengandung jumlah tinggi zat besi, kalsium, dan kalium.

5. Chard
Chard merupakan sayuran yang mengandung vitamin A dan zat besi.

6. Buah Aprikot
Buah ini mengandung zat besi yang sempurna untuk memastikan tubuh mendapatkan asupan zat besi.

7. Buah Bit hijau
Bit hijau merupakan sumber vitamin A dan B2. Bit hijau juga dapat memperkaya darah dengan besi dan mangan.

8. Buah jeruk
membantu memerangi penyakit akibat kekurangan vitamin C, karena buah jeruk mengandung asam folat.

9. Buah Prune
Buah Prune, adalah jenis buah yang memiliki banyak zat besi dibanding buah apel dan pepaya. Dalam jus prune terdapat 3mg zat besi. Jadi coba buah ini untuk memperlancar sirkulasi darah kita keseluruh tubuh.

10. Kacang tanah, kacang hijau dan kacang kedelai
Kacang tanah, kacang hijau dan kacang kedelai merupakan jenis kacang yang mudah diolah. 100 gram kacang kedelai mengandung 381 kkal energi, dan 10 mg zat besi. Sedangkan kacang hijau mengandung 323 kkal energi dan 7,5 zat besi per 100 gram.

11. Kacang Lentil
Lentil yang bentuknya bulat dan kecil ini bisa disajikan untuk menu sehari-hari. Bisa dibuat sup atau bubur manis. Dalam 1 cangkir lentils mengandung 6,6 mg zat besi.

12. Beras merah
sumber serat, vitamin E, asam folat, dan zat besi.

13. Roti Gandum
Roti Gandum adalah pilihan bagi para pelaku diet untuk memenuhiisi perutnya, selain itu ternyata gandum mengandung zat besi yang besar, selain memiliki fungsi mencegah penyakit jantung dan kanker. Jadi biarpun tidak melakukan diet roti gandum pun bisa menjadi pilihan buat pengikat zat besi kita.

14. Kismis
Kismis mengandung zat besi yang sangat tinggi. Kismis juga merupakan makanan yang bersifat basa dan dapat membantu mengatasi kondisi asam tubuh.

15. Sereal
Makanan yang sering disajikan untuk menu sarapan ini sangat baik untuk kesehatan. ¾ cangkir sereal mengandung 18 mg zat besi. Sedangkan 100 gram oatmeal instan mengandung 11 mg zat besi.

16. Buah Kering
Buah kismis, pig, apel, pir, aprikot dan peach adalah buah yang paling sering dikeringkan. Namun buah kering yang banyak mengandung zat besi adalah kismis dan plum. Dalam ½ cangkir kismis terdapat 1,9 mg zat besi dan dalam 1 cangkir plum terdapat 1 mg zat besi.

17. Yoghurt
Minimal anda akan mendapatkan sepertiga kandungan kalsium per hari dalam satu cangkir. Kalsium akan membangun dan mempertahankan kesehatan tulang.

18. Telur
Telur kaya akan semua mineral, termasuk besi, dan vitamin B. Telur ideal dikonsumsi saat sarapan karena mengandung jumlah energi memadai.

19. Daging Sapi
Daging merupakan bahan makanan hewani. Seperti daging sapi yang mudah diolah. Dalam 100 gram daging sapi segar mengandung 201 kkal energi, 14 gram lemak, dan 2,8 mg zat besi.

20. Ikan
Salah satu makanan laut ini dipercaya kaya akan omega-3 dan 6. Ikan baronang diketahui mengandung zat besi sebanyak 3,8 mg per 100 gram. Selian itu ikan sarden juga mengandung 2,5 mg zat besi per 100 gram. Ikan salmon merupakan sumber utama protein dan asam lemak omega 3. Dan jangan lupa satu lagi yaitu ikan tuna.

Demikian artikel mengenai berbagai jenis makanan sumber zat besi ini, semoga bermanfaat.

Sumber: Dadan Harjana